Cara Membuat Studi Kasus

cara membuat studi kasus – contoh studi kasus bersama dengan bagaimana membuatnya, pemahaman, jenis, dan tujuan – menemukan contoh studi kasus tentu bukan istilah baru untuk siswa dan siswa, terutama ketika ada tugas menyusun makalah ilmiah.

Siswa terakhir dengan metode tesis kualitatif harus memasukkan banyak studi kasus dalam penelitian tesis mereka.

Meskipun sering ditemukan dalam metode penelitian kualitatif, dalam metode penelitian kuantitatif juga menggunakannya.

Studi kasus melibatkan para peneliti secara langsung dalam menganalisis kasus sehingga penelitian diatur lebih akurat.

Misalnya, beberapa bidang yang menggunakan studi kasus adalah sosial, budaya, pendidikan, kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, dan banyak lainnya.

Tentunya setiap karya ilmiah memiliki kasus yang berbeda, sesuai dengan tujuan dan tema penelitian.

Memasuki pemahaman studi kasus berarti proses investigasi secara terperinci dan dalam waktu dan terperinci untuk semua peristiwa yang terjadi.

Metode penelitian di bidang ilmu sosial dan tepatnya tentu membutuhkan langkah ini saat menyusun penelitian.

Studi adalah cara bagaimana segala sesuatu terjadi, sementara kasus dapat merujuk pada berbagai hal.

See also  Cara Membuat Ayam Rica Kecap Pedas

Misalnya jika objek adalah manusia, maka kasus individu atau kelompok.

Jika objek adalah objek maka kasingnya ada di objek. Ini juga bisa menjadi kasus peristiwa.

Langkah Langkah Dalam Studi Kasus?

Artikel ini akan membahas langkah- langkah penyusunan studi kasus tersebut di atas.

  1. Menentukan dan mendefenisikan pertanyaan.
  2. Menentukan disain dan instrumen penelitian.
  3. Mengumpulkan Data.
  4. Menentukan teknik analisis data.
  5. Mempersiapkan laporan studi kasus.

Studi Kasus Termasuk Jenis Penelitian Apa?

Studi kasus sendiri termasuk ke dalam satu diantara beberapa jenis penelitian kualitatif yang kemudian cukup sering digunakan.

Contoh Langkah-Langkah Dalam Penelitian?

Penelitian merupakan suatu proses yang terdiri atas beberapa langkah, yaitu:

  1. Mengidentifikasi Masalah.
  2. Merumuskan dan Membatasi Masalah.
  3. Melakukan Studi Kepustakaan.
  4. Merumuskan Hipotesis atau Pertanyaan Penelitian.
  5. Menentukan Desain dan Metode Penelitian.
  6. Menyusun Instrumen dan Mengumpulkan Data.

Apa Saja Jenis Penelitian Studi Kasus?

Jenis-jenis Penelitian Studi Kasus

  1. Studi Kasus Eksplanatori.
  2. Studi Kasus Eksploratori.
  3. Studi Kasus Deskriptif.
  4. 4. Studi Kasus Observasi.
  5. Studi Kasus Kemasyarakatan.
  6. 6. Studi Kasus Sejarah Hidup.
  7. 7. Studi Kasus Mikro Etnografi.
  8. Studi Kasus Analisis Situasi.
See also  Cara Membuat Facebook Centang Biru

Berikut adalah cara membuat studi kasus

Leave a Comment