Cara Membuat Tabel Frekuensi

cara membuat tabel frekuensi – distribusi frekuensi numerik diterapkan pada data numerik (kuantitatif) yang tidak memiliki kategori tertentu.

Dalam penerapannya, distribusi frekuensi dibagi menjadi dua jenis, yaitu dalam kelompok dan tunggal.

Distribusi frekuensi kelompok adalah distribusi frekuensi dengan berbagai interval nilai (kontinu), sehingga nilai -nilai ini perlu dikelompokkan berdasarkan karakteristik wawancara.

Setiap kelompok memiliki panjang interval yang sama. Untuk memfasilitasi pemahaman anda, segera lihat contoh masalah di bawah ini!.

Tabel di bawah ini adalah besarnya kalori 22 merek es krim rasa vanilla (unit: cal).

Buat tabel distribusi frekuensi. Dalam contoh masalah, tampaknya jumlah kalori dari 22 merek es krim vanilla berbeda satu sama lain.

Ini menunjukkan karakteristik distribusi frekuensi kelompok, yang memiliki berbagai interval nilai.

Teknik khusus diperlukan untuk membuat tabel distribusi frekuensi kelompok, yaitu:.

2. Hitung rentang, yang merupakan perbedaan antara nilai tertinggi (xmax) dan nilai terendah (xmin).

Dengan demikian, kisaran yang diperoleh = 439 – 111 = 328. Tabel distribusi frekuensi grup digunakan untuk menjelaskan pola kelompok.

See also  Tutorial Cara Membuat Kartu Undangan Ulang Tahun Dari Kertas Karton?

Terlalu sedikit atau terlalu banyak kelas yang ada akan mengaburkan pola data.

Umumnya jumlah kelas yang digunakan adalah 4 hingga 20 kelas. Jadi untuk menghindari subjektivitas, perhitungan jumlah kelas menggunakan rumus digunakan, yang ditemukan oleh h.

A. Sturges pada tahun 1926.

Hal Hal Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Tabel Distribusi Frekuensi?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun tabel frekuensi, antara lain:

  1. Jumlah kelas interval antara 5 dan 20.
  2. Jumlah data yang besar memerlukan lebih banyak kelas interval.
  3. Jumlah data yang lebih sedikit memerlukan lebih sedikit kelas interval.

Gimana Cara Membuat Tabel Frekuensi?

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Berkelompok

  1. Tentukan jangkauan/Range (R)
  2. Tentukan banyak kelas interval (k)
  3. Tentukan panjang kelas interval (p)
  4. Tentukan batas bawah kelas interval pertama, biasanya diambil data terkecil.
  5. Tentukan frekuensi tiap kelas dengan menggunakan sistem turus.

Berikut adalah cara membuat tabel frekuensi

Leave a Comment